ANALISIS HASIL JANGKA PENDEK PELAKSANAAN KONSELING PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK MENGGUNAKAN PEMODELAN RASCH

Fitria Nurwulansari, Deni Kurniadi Sunjaya, Dida Akhmad Gurnida

Abstract


The first thousand days of life is a golden period that determines the quality of life in the future. Practice of Infant and Young Child Feeding (IYCF) that are not appropriate during this period can cause stunting. One of the government’s efforts to improve IYCF practice is IYCF Counseling. IYCF counseling can improve knowledge, attitude, and encourage the occurance of IYCF behavior. This study aims to analyze the short results of IYCF counseling on the knowledge and attitude of Mothers who have and have not been given IYCF counseling in Cireunghas District, Sukabumi. The instrument was used a modified knowledge and attitude questionnaire about IYCF. Rasch modeling was used for analysis of questionnaire data, the design of this study was a survey method with a cross sectional approach in April 2018 with maternal subjects having children aged 6-23 months totaling 90 people. The items on the instrument are found to have varying discrimination, which indicates that the instrument has the ability to measure. The results show that the counseling material that needs to be emphasized during IYCF counseling is about giving breastfeeding using bottles, giving up to 2 yearsof breastfeeding, the texture of food at the beginning of complementary feeding, and responsive feeding. There needs to be increase in the quality and frequency of IYCF counseling to achieve the expected changes of knowledge and attitude.

 

ABSTRAK

 

Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan periode emas yang menentukan kualitas kehidupan di masa yang akan datang. Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang tidak tepat pada masa tersebut dapat menyebabkan terjadinya stunting. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan praktik PMBA yaitu dengan konseling PMBA. Konseling PMBA dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan mendorong terjadinya perilaku PMBA sesuai rekomendasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil jangka pendek dari pelaksanaan konseling PMBA pada pengetahuan dan sikap ibu yang sudah dan belum diberikan konseling PMBA di Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan sikap tentang PMBA yang telah dimodifikasi. Pemodelan Rasch digunakan untuk analisis data kuesioner, desain penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan waktu cross sectional pada bulan April 2018 dengan subjek ibu yang mempunyai anak usia 6–23 bulan yang berjumlah 90 orang. Item pada instrumen didapati mempunyai daya diskriminasi yang beragam, yang menunjukkan instrumen mempunyai kemampuan mengukur. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi konseling yang perlu ditekankan pada saat konseling PMBA yaitu tentang pemberian ASI menggunakan botol, pemberian ASI hingga 2 tahun, tekstur makanan pada awal MP-ASI, dan responsive feeding. Perlu adanya peningkatan kualitas dan frekuensi dari konseling PMBA untuk mencapai perubahan pengetahuan dan sikap yang diharapkan.

 

Kata kunci: konseling PMBA, pengetahuan, sikap, pemodelan Rasch


Keywords


IYCF counseling, knowledge, attitude, Rasch model

References


De Onis M, Dewey KG, Borghi E, Onyango AW, Blössner M, Daelmans B, et al. The world health organization’s global target for reducing childhood stunting by 2025: Rationale and proposed actions. Matern Child Nutr. 2013;9(S2):6–26.

Black R, Alderman H, Bhutta Z, Gillespie S, Haddad L, Horton S. Executive summary of The Lancet maternal and child nutrition series. Matern Child Nutr Study Gr (eds), Matern Child Nutr. 2013;1–12.

Kathyrn Dewey. Guiding Principles for Complementary Feeding of the Breastfed (PAHO and WHO). Pan Am Heal Organ World Heal Organ. 2001;18–25.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Lap Nas 2013. 2013;1–384.

Utami NH, Fahmida U, Santika O. Unfavorable Infant Feeding Practices in East Lombok Have Not Yet Changed Much in the Last Decade. Penelit Gizi Makanan. 2011;34(1):75–85.

UNICEF. Gizi Ibu dan Anak. UNICEF Indones. 2012;1–6.

Shi L, Zhang J. Recent evidence of the effectiveness of educational interventions for improving complementary feeding practices in developing countries. J Trop Pediatr. 2011;57(2):91–8.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Modul Pelatihan Konseling : Pemberian Makan Bayi dan Anak. 2014;(21).

Kementerian Kesehatan RI. Laporan Info Situasi Balita Pendek. 2016;2442–7659.

Rivani. Pelatihan pemberian makan bayi dan anak (PMBA) [Internet]. 2013. [cited 2018 Feb 02]. Available from: http://gizi.depkes.go.id/pelatihan-pemberian-makan-bayi-dan-anak-pmba

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Laporan Tahunan Status Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. 2017.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka cipta; 2012.

Novita YN. Promosi Kesehatan dalam Pelayanan Kebidanan. Jakarta: Salemba medika; 2013.

Negash C, Belachew T, Henry CJ, Kebebu A, Abegaz K, Whiting SJ. Nutrition education and introduction of broad bean – based complementary food improves knowledge and dietary practices of caregivers and nutritional status of their young children in Hula , Ethiopia. Food and Nutr Bull. 2014;35(4):480–6.

Dewi M, Aminah M. Pengaruh edukasi gizi terhadap feeding practice ibu balita stunting usia 6-24 bulan. Indones J Hum Nutr [Internet]. 2016 [cited 2018 Jan 30] ;3(1):1–8. Available from: http://ijhn.ub.ac.id/index.php/ijhn/article/view/138

Sumintono B. Aplikasi Model Rasch untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. 2014.

Imdad A, Yakoob MY, Bhutta ZA. Impact of maternal education about complementary feeding and provision of complementary foods on child growth in developing countries. BMC public health. 2011;11(Suppl 3).

Priyoto. Teori sikap dan perilaku dalam kesehatan. Yogyakarta: Nuha medika; 2014.

Hestuningtyas TR, Noer ER. Pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, sikap, praktik ibu dalam pemberian makan anak, dan asupan zat gizi anak stunting usia 1-2 tahun di kecamatan semarang timur. J Nutr Coll. 2014;Volume 3,:17–25.

Badan Pusat Statistik. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. 2017;60. Available from: http://www.bps.go.id

Li R, Scanlon KS, May A, Rose C, Birch L. Bottle-Feeding Practices During Early Infancy and Eating Behaviors at 6 Years of Age. Pediatrics [Internet]. 2014;134(Supplement):S70–7. Available from: http://pediatrics.aappublications.org/cgi/doi/10.1542/peds.2014-0646L

Kattula D, Sarkar R, Sivarathinaswamy P, Velusamy V, Venugopal S, Naumova EN, et al. The first 1000 days of life : prenatal and postnatal risk factors for morbidity and growth in a birth cohort in southern India. BMJ open. 2014; 4(7), e005404.

Eidelman, A. I., Schanler, R. J., Johnston, M., Landers, S., Noble, L., Szucs, K., & Viehmann, L. Breastfeeding and the Use of Human Milk. Pediatrics. 2012;129(3), e827-e841.

IDAI. Rekomendasi praktik pemberian makan berbasis bukti pada bayi dan batita di Indonesia untuk mencegah malnutrisi. Unit kerja koordinasi nutrisi dan penyakit metabolik IDAI; 2015.

Rahmawati W, Wirawan NN, Wilujeng CS, Nugroho FA, Habibie IY, et al. Indonesian Journal of Human Nutrition. 2016;3(1):20–31.

Saridewi VS. Menjaga ketahanan keluarga ( Studi Pada Anggota Grup Facebook Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia ). Jurnal Ketahanan Nasional. 2016;22(1):76–93.

Kementerian kesehatan RI. Naskah Akademik Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Jakarta; 2013.

Ambarwati R, Muis SF, Susantini P. Pengaruh konseling laktasi intensif terhadap pemberian air susu ibu ( ASI ) eksklusif sampai 3 bulan. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition). 2013;2(1):16–23.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 GIZI INDONESIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.