RIWAYAT PAPARAN PESTISIDA SEBAGAI FAKTOR RISIKO STUNTING PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN DI DAERAH PERTANIAN

Kusuma Yati Alim, Ali Rosidi, Suhartono Suhartono

Abstract


The prevalence of stunting in the WanayasaSubdistrict area reached 23.7 percent and the stunting incidence was widely found in children aged 2-5 years. History of pesticide exposure is one of the factors that influence the incidence of stunting. WanayasaSubdistrict is an area of potato and vegetable farming with high intensity of pesticide use in processing the land.The purpose of study was to analyze the history of pesticide exposure as a risk factor for stunting in children aged 2-5 years in WanayasaSubdistrict,Banjarnegara District.The research design used was case control with a total sample of 47 cases (stunting) and 47 controls (not stunting). Subject selection by purposive sampling with matching age and gender. Data obtained through measurement of height, weight and structured interviews. Data were analyzed using chi-square test, calculating Odds Ratio (OR) and logistic regression method. The results showed that the lowest value ofHAZ in the case group were -5.4 SD and the highest was -2.55 SD, the lowest age of children 24-month in case group and 27-month in the control group. Most of mother’s work in case group (51.1%) and in control group (57.4%) were farmers. In multivariate analysis showed that, the history of pesticide exposure in children (OR = 4.21, 95% CI: 1.77-10.04) as stunting risk factor, and history of pesticide exposure during pregnancy was not significantly related to stunting. The conclusion of this study that the history of pesticide exposure is the most dominant risk factor for the incidence ofstuntingin children aged 2-5 years.

 

ABSTRAK

 

Prevalensi stunting di wilayah Kecamatan Wanayasa mencapai 23,7 persen dan kejadian stunting ini banyak terdapat pada anak usia 2-5 tahun. Riwayat paparan pestisida merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kecamatan Wanayasa merupakan daerah pertanian kentang dan sayur dengan intensitas penggunaan pestisida yang tinggi dalam pengolahan lahannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis riwayat paparan pestisida sebagai faktor risiko stunting pada anak usia 2-5 tahun di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan jumlah sampel 47 kasus (stunting) dan 47 kontrol (tidak stunting). Pemilihan subjek secara purposive sampling dengan matching umur dan jenis kelamin. Data diperoleh melalui pengukuran tinggi badan, berat badan serta wawancara terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji chi-square, menghitung Odds Rasio (OR) dan metode regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan nilai skor Z TB/U terendah pada kelompok kasus adalah -5,4SD dan tertinggi -2,55SD, umur balita terendah pada kelompok kasus 24 bulan dan pada kelompok kontrol 27 bulan. Sebagian besar pekerjaan ibu baik pada kelompok kasus (51,1%) maupun pada kelompok kontrol (57,4%) adalah sebagai petani. Pada analisis multivariat menunjukkan bahawa riwayat paparan pestisida pada anak (OR = 4,21, 95% CI : 1,77-10,04) sebagai faktor risiko stunting, dan riwayat paparan pestisida pada ibu selama hamil tidak berhubungan secara bermakna terhadap stunting. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa riwayat paparan pestisida pada anak merupakan faktor risiko yang paling dominan terhadap kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun.

Kata kunci: anak usia 2-5 tahun, daerah pertanian, stunting


Keywords


children aged 2-5 years, agricultural area, stunting

References


UNICEF. Stunting. http://unicef.in/Whatwedo/10/Stunting. Published 2017. Accessed August 9, 2017.

Danaei G, Andrews KG, Sudfeld CR, Fink G, McCoy DC, Peet E et al. Risk Factors for Childhood Stunting in 137 Developing Countries : A Comparative Risk Assessment Analysis at Global , Regional , and Country Levels. PLoS Med. 2016;13(11):1-18. doi:10.1371/journal.pmed.1002164.

Utami RP, Suhartono, Nurjazuli, Kartini A, Rasipin. Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Siswa SD di Wilayah Pertanian ( Penelitian di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ) Environmental and Behaviour Factors Associated to The Incidence of Stunting In Elementary. J Kesehat Lingkung Indones. 2013;12(2):127-131.

Budiyono, Suhartono, Kartini A. Pesticide Metabolites,Anty-Thyroid Peroxidase and Thyroid Stimulating Hormone Status in School Children: A Preliminary Study in Agriculture Areas in Indonesia. In: Riwayat Paparan Pestisida Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Sekolah Dasar Di Daerah Pertanian. Semarang: Universitas Diponegoro; 2017.

Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan. Hasil Pemantauan Status Gizi ( PSG ) Tahun 2017. Jakarta; 2018.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. Hasil PSG Tahun 2016. (Unpublished).; 2016.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. Laporan Hasil Pemeriksaan Kadar Cholinesterase Darah Petani Penyemprot Pestisida Di Kecamatan Batur Dan Wanayasa (Unpublished).; 2017.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Afabeta; 2011.

Soetjiningsih. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC; 2012.

Bretveld W., Thomas CM, Scheepers PT, Zielhuis G., Roeleveld N. Pesticide Exposure : The Hormonal Function of The Female Reproductive System Disrupted? Biomed Cent Reprod Biol Endrocrinology. 2006;4(30).

Breton J, Massart S, Vandamme P, Brandt E De, Pot B, Foligné B. Ecotoxicology inside the gut : impact of heavy metals on the mouse microbiome. BioMed Cent Pharmacol Toxicol. 2013;14(62):1-11.

Kartini A. Riwayat Paparan Pestisida Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Sekolah Dasar Di Daerah Pertanian (Disertasi). Semarang: Universitas Diponegoro; 2017.

Lin A, Arnold BF, Afreen S, et al. Household Environmental Conditions Are Associated with Enteropathy and Impaired Growth in Rural Bangladesh. Am J Trop Med Hyg. 2013;89(1):130-137. doi:10.4269/ajtmh.12-0629.

Sari NK. Hubungan Riwayat Pajanan Pestisida pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Wanasari Kabupaten Brebes. J Kesehat Masy. 2013;2(2):1-11.

Mahyuni E. Faktor Risiko dalam Penggunaan Pestisida Terhadap Keluhan Kesehatan pada Petani di Kecamatan Berastagi Kabupaten karo. J Kesehat Masy. 2015;9(1).

Diamanti Kandarakis E, Bourguignon J, Giudice LC, Hauser R, Prins GS, Soto AM et al. Endocrine-disrupting chemicals. An endocrine society scientific statement. Endocr Rev. 2009;30(4):293-342.

Boas M, Feldt-rasmussen U, Skakkebæk NE, Main KM. Environmental chemicals and thyroid function. Eur J Endocrinol. 2006;154:599-611. doi:10.1530/eje.1.02128.

Wade MG, Parent S, Finnson KW, Foster W, Younglai E, McMohan A et al. Thyroid Toxicity Due to Subchronic Exposure to a Complex Mixture of 16 Organochlorines , Lead , and Cadmium. Toxicol Sci. 2002;67:207-218.

Gereben ZS, Berry MJ, Bianco AC, Salvatore D, Larsen PR. Biochemistry , Cellular and Molecular Biology , and Physiological Roles of the Iodothyronine. Endocr Rev. 2015;23(1):38-89.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 GIZI INDONESIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.