NUTRIMAT BAR MENURUNKAN SISA MAKANAN PASIEN KEMOTERAPI DI RSUP SANGLAH DENPASAR, BALI, INDONESIA

Ida Ayu Nyoman Triwini, Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum, Ni Ketut Wiradnyani

Abstract


Kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker dengan obat-obatan sitostatika untuk menghancurkan sel kanker atau menghentikan perkembangan sel kanker. Efek samping dari pengobatan kemoterapi berupa mual dan muntah, sehingga dapat mempengaruhi asupan makan pasien. Nutrimat bar merupakan makanan khusus yang dirancang untuk pasien kemoterapi dengan ukuran kecil namun memiliki kandungan tinggi energi, protein dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian nutrimat bar dalam menurunkan sisa makanan pasien kemoterapi di RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-randommized pre and post test with control group disign ini dilakukan pada 33 orang pasien rawat inap dengan teknik purposive sampel. Perlakuan dilakukan dengan pemberian nutrimat bar pada kelompok kasus dan makanan standar rumah sakit pada kelompok kontrol. Pengukuran sisa makanan menggunakan metode visual comstock. Analisis data menggunakan uji normalitas saphiro wilk dan uji parametrik independent t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata sisa makanan pasien kemoterapi pada kelompok kasus sebesar 28,94% (±8,50), sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 46,00% (±4,70). Hasil uji t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sisa makanan pasien pada kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan nilai p<0,05. Dapat disimpulkan bahwa nutrimat bar dapat menurunkan sisa makanan pasien kemoterapi di RSUP Sanglah Denpasar.

ABSTRACT

 Nutrimat Bar Decreases Leftover Food among Chemotherapy Patients In The General Hospital of Sanglah Denpasar, Bali, Indonesia

Chemotherapy is one of cancer medication alternatives by using cytotoxic medicines to eliminate cancer cells or to stop the development of cancer cells. The Side effects of chemotherapy medication are nausea and vomit which influence the absorption of nutrients in cancer patients. Nutrimat bar is a food specially designed for chemotherapy patients in small size but contained high energy, protein and antioxidant. This study aimed to analyze of giving nutrimat bar to decrease leftover food of chemotherapy patients in the general hospital of Sanglah Denpasar, Bali in Indonesia. Quasi experimental study using non-randomized pre and post-test with control group design was done on 33 patients using purposive sampling technique. The treatment was done by giving nutrimat bar to the case group and hospital standard food to the control group. Measurement of leftover food was measured by using visual comstock method. Data analysis was applied using saphiro wilk test and independent t-test parametric test. The results showed that the average of leftover food of chemotherapy patients in case group is 28.94% (±8.50), while in the control group is 46.00% (±4.70). The result of t-test analysis indicated that there was a significant difference  between food waste in case group and control group as much as p<0.05. It was concluded that nutrimat bar was effective to decrease waste food  among chemotherapy patients in general hospital of Sanglah Denpasar.

 Keywords: chemotherapy, waste food, nutrimat bar, Sanglah Hospital





Keywords


kemoterapi, sisa makanan, nutrimat bar, Sanglah Hospital

References


Bowden VR, Dickey S, Greenberg CS. Children and their families the continuum of care. Philadelphia: Saunders Company; 2010.

Instalasi Rekam Medis RSUP Sanglah. Data Pasien Kemoterapi. Denpasar: RSUP Sanglah. 2015.

Sutandyo N. Nutrisi pada pasien kanker yang mendapat kemoterapi. Indonesian Journal of Cancer. 2007; 4:144-148.

Rahmah DS. Evaluasi penggunaan obat antimuntah pada pasien retinoblastoma anak yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Indonesian Journal of Cancer. 2009; 3(1):1-4

Hardiano R, Nurul H, Jumaini. Gambaran indeks massa tubuh pada pasien kanker yang mengalami kemoterapi. JOM. 2015; 2 (2): 1381-1388.

Instalasi Gizi RSUP Sanglah. Laporan Tahunan Instalasi Gizi. Denpasar: RSUP Sanglah. 2015.

GKM Mekar Bersemi Instalasi Gizi RSUP Sanglah. Laporan Tahunan “Mengurangi Sisa Makanan Pasien Kemoterapi”. Denpasar. GKM Mekar Bersemi Instalasi Gizi RSUP Sanglah. 2016.

Skolnik H, Chernus A. Nutrient timing for peak performance (The Rights Food, The Rights Time, The Rights Results) [Online]. Human Kinetics. 2010. ISBN 0736087648, 9780736087643[cited 2017 Peb 13]. Available from: http://www.humankinetics.com/products/all-products/nutrient-timing-for-peak-performance-ebook.

Pradipta I. Karakteristik fisikokimia dan sensori snack bar tempe dengan penambahan salak pondok kering. Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. 2011.

Hudayani F. Gangguan makan pasca kemoterapi dan radiasi [Online]. 2012 [cited 2017 Peb 13]. p, 1-3 Available from : http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2012/05/Ganggn-mkn-pasca-kemotrp.pdf.

Hakim VR, Fitriyono. Analisis aktivitas antioksidan, kandungan zat gizi makro dan mikro snack bar beras warna sebagai makanan selingan penderita nefropati diabetik. Journal of Nutrition College. 2013; 2(4):431-438

Saryono, Anggreni. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Dalam Bidang Kesehatan. Jakarta: Nuha Medika. 2013.

Aminullah Y, Wiranto, Susilaningsih N. Pengaruh kombinasi vitamin C dan E dosis tinggi terhadap sistem hemopoetik penderita kanker kepala dan leher yang mendapat kemoterapi cisplatin. Jurnal Medica Hospitalia. 2012; 1(2): 89-94.

Zulkarnain AK. Perbedaan indeks massa tubuh (IMT) pasien ca mamae duktus infiltratif sebelum dan sesudah mendapat terapi neoadjuvant: Studi di RSUP Dr. Kariadi Semarang [Online]. 2010 [cited 2017 Juni 27]. p, 1-12. Available from: http://core.ac.uk/download/pdf/11 722156

Suryapratama SA. Karakteristik penderita kanker serviks di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Jurnal Kedokteran. 2012;1(1):1-11.

Kementerian Kesehatan. Kondisi Pencapaian Program Kesehatan Anak Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Adipo S. Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien yang menjalani kemoterapi di ruangan Anyelir RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Provinsi Riau. Jurnal One Line Mahasiswa). 2015;2(1):777-785

Ang, Emily, Lim HL, Lim S. Nutrional risk of cancer patients receiving chemotherapy in the ambulatory care seting: a prospective study. Singapore Nursing Jurnal. 2012; 39(4):2-11.

Ayustaningwarno F. Pengaruh variasi pemberian snack bar ubi jalar kedelai hitam terhadap kadar superoksida dismutase (SOD) darah. Jurnal Gizi Indonesia. 2014; 3(1): 20-25.

Ambarwati WN. Efek samping kemoterapi secara fisik pasien penderita kanker servik [Online]. 2014 [cited 2017 Juni 27]. Available from: portalgaruda.org/article.php?article=356798&val=426&title=EFEK%20SAMPING%20KEMOTERAPI%20SECARA%20FISIK%20PASIEN%20PENDERITA%20KANKER%20SERVIK. Prosiding seminar nasional dan internasional Universitas Muhamadiyah Semarang http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/1428

Hawkins R, Grunberg S. Chemotherapy induced nausea and vomiting: challenges and opportunities for improved patients outcomes. Journal of Oncology Nursing or the Oncology Nursing Society. Doi:10.118/09.CJON 2009; 13(1): 5-64.

Dian B. Hubungan penampilan makanan dan faktor lainnya dengan sisa makanan biasa pasien kelas 3 Seruni RS Puri Cinere Depok. Skripsi. Jakarta: Universitas Indonesia; 2012.

Nuryati P. Hubungan antara waktu penyajian, penampilan dan rasa makanan dengan sisa makanan pada pasien rawat inap dewasa di RS Bhakti Wira Tamtama Semarang [Online]. Skripsi. UNIMAS Digital Library Universitas Muhammadiyah Semarang, 2008 [cited 2017 Juni 27]. Available from: http://digilib.unimas.ac.id

Christian M. 2011. Pengolahan banana bars dengan inulin sebagai alternatif pangan darurat. Skripsi. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Widjanarko SB. Pengembangan prototipe pangan darurat berenergi tinggi dan padat nutrisi berbasis potensi bahan baku lokal (ubi jalar, jagung, kedelai, dan tepung porang). Laporan Project K3PT Litbang Pertanian. 2008.

Wiranata IGA. Formulasi dan Karakteristik Nutrimat Bar Berbasis Tepung Kacang Kedelai (Glycine Max. L) dan Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris. L) Sebagai Makanan Pasien Kemoterapi. Skripsi. Badung: Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura. 2017.

Uyami, Hendriyani H, Wijaningsih W. Perbedaan daya terima, sisa dan asupan makanan pada pasien dengan menu pilihan dan menu standar di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Skripsi. Semarang: Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes. 2014.

Hartono A. Asuhan Nutrisi Rumah Sakit. Yogyakarta: Penerbit Buku Kedokteran, 2000.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 GIZI INDONESIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.